Minggu, 15 Februari 2015

Jawaban Tugas TIK

 Nama : Rahma Tia Fadilah
Kelas : IX-4
No.Absen : 31
 
  1. Personal computer adalah alat bantu pekerjaan manusia dalam mengerjakan tugas terdiri dari input output an alat pemroses secara  digital.
  2. Blok diagram komputer :
atau
  1. Bagian – bagian perangkat komputer :
1.            Software
2.            Hardware
3.            Brainware
4.      Alat – alat yang di butuhkan dalam perakitan komputer :
NO
NAMA MODUL / ALAT
FUNGSI
1
2
3
1
Mainboard
Sebagai tempat memasang atau meletakan  komponen atau konector
2
Prosesor
Sebagai alat pemroses data  input dan output
3
RAM
Sebagai alat untuk menyimpan data dalam bentuk memory permanent pada chip
4
Hardisk
Perangkat keras untuk  penyimpan data  yang dapat di hapus
5
CD R/RW
Sebagai alat baca / tulis  data
6
VGA Card
Perangkat keras yang berfungsi sebagai penampil sesuai dengan kapasitas  memori yang di gunakan
7
Cashing
Sebagai tempat untuk meletakan semua perangkat komputer yang sudah di hubungkan ke mainboard.
5.      Langkah – langkah mainboard :
1.      Pastikan tutup panel cashing bagian belakang cocok;
2.      Pasangkan prosesor  beserta heatsinknya dari luar;
3.      Pasangkan jumper konektor untuk fungsi – fungsi panel bagian depan ( power , reset  dan lampu indikator )
4.      Pasangkan konector / kabel power supply  ke mainboard sesuai dengan urutan yang benar ;
5.      Masukan mainboard ke dalam cashing sesuai dengan letak panel belakang;
6.      Pasangkan sekrup  / baut / penguat yang terdapat pada titik – titik mainboard;
7.      Pasangkan kabel data IDE yang ada lalu hubungkan ke perangkat keras ;
8.      Pasangkan VGA card jika di perlukan;
6.      Langkah – langkah memasang memory :
1.      Siapkan memory yang akan di pasang;
2.      Pastikan slot memory yang ada cocok dengan memory yang akan di pasang , perhatikan secara phisik memory tersebut;
3.      Bukalah gagang pengunci pada slot ;
4.      Masukan memory yang akan di pasang pada slot tepat sesuai dengan urutan yang benar ;
5.      Tekan memory tersebut ( klek ) sehingga posisi  gagang pengunci menjadi menutup.
7.      Jenis – jenis memory :
1.      SDRAM
2.      DDRAM
8. Macam – macam input pada komputer :
1.      mouse
2.      keyboard
3.      scanner
4.      light pen
5.      track ball
6.      bar code
7.      floppy disk
8.      digital camera
9.      mic
10.  cd rom
11.  optical data reader
  1. Macam – macam output pc :
1.      Monitor
2.      Printer
3.      Speaker
4.      CD RW
5.      DVD RW
6.      Flopy disk
  1. Bagian – bagian dari prosesor :
1.      ALU  ( ARITMATIC LOGIC UNTI )
2.      CONTROL UNIT ( CU )
3.      MEMORY UNIT ( MU )
  1. Jenis – jenis prosesor yang ada :
1.      INTEL
2.      AMD
3.      CYRIC
4.      VIA
  1. Slot expansi pada mainboard :
1.      SLOT ISA
2.      SLOT PCI
3.      SLOT VGA
4.      SLOT AMR
5.      SLOT CNR
6.      SLOT MEMORY / RAM
  1. Kapasitas memory dari kecildari yang besar :
1.      16 KB
2.      32 KB
3.      64 KB
4.      32 MB
5.      64 MB
6.      128 MB
7.      512 MB
8.      1 GB
9.      2 GB
  1. Spesifikasi PC lengkap :
Pentium IV 1,8 GHZ , HDD 20 GB , RAM 256 MB , CD R 52 X , CASHING STD , M/KB , OS WIN XP
  1. Keselamatan kerja dalam perakitan pc :
1.      Letakan CPU dengan perlahan dan hati – hati ;
2.      Gunakan peralatan dengan fungsi yang benar ;
3.      Jangan meletakan alat di dalam cashing ;
4.      Jangan memutus / menghubungkan perangkat di dalam CPU ketika sedang ON ;
5.      Pastikan untuk menambah hardware di dalam CPU , CPU dalam kondisi OFF;   
6.      Konsultasi dengan pengmapu praktek sebelum melakukan uji coba.

Selasa, 20 Januari 2015

Merasionalkan Penyebut

Merasionalkan Penyebut

 

 

Dalam perhitungan matematika, sering kita temukan pecahan dengan penyebut bentuk akar, misalnya Gambar:47.jpg 
Agar nilai pecahan tersebut lebih sederhana maka penyebutnya harus dirasionalkan terlebih dahulu. Artinya tidak ada bentuk akar pada penyebut suatu pecahan. Penyebut dari pecahan-pecahan yang akan dirasionalkan berturut-turut adalah Gambar:48.jpg 
Merasionalkan penyebut adalah mengubah pecahan dengan penyebut bilangan irasional menjadi pecahan dengan penyebut bilangan rasional.


Penyebut Berbentuk √b

Jika a dan b adalah bilangan rasional, serta √b adalah bentuk akar maka pecahan a/√bdapat dirasionalkan penyebutnya dengan cara mengalikan pecahan tersebut dengan√b/√b .
Gambar:49.jpg 

Contoh :
Sederhanakan pecahan berikut dengan merasionalkan penyebutnya!

Gambar:50.jpg 
jawab :

Gambar:51.jpg 

Penyebut Berbentuk (a+√b) atau (a+√b)

Jika pecahan-pecahan mempunyai penyebut berbentuk (a+√b) atau (a+√b) maka pecahan tersebut dapat dirasionalkan dengan cara mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan sekawannya. Sekawan dari (a+√b) adalah (a+√b) adalah dan sebaliknya.
Bukti
Gambar:52.jpg 
Contoh : 
Rasionalkan penyebut pecahan berikut. 
Gambar:53.jpg 
jawab : 
Gambar:54.jpg 


Penyebut Berbentuk (√b+√d) atau (√b+√d)

Pecahan tersebut dapat dirasionalkan dengan mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan bentuk akar sekawannya, yaitu sebagai berikut.
Gambar:55.jpg 
Contoh: 
Selesaikan soal berikut! 
Gambar:56.jpg 
Jawab : 
gambar:57.jpg 

sumber : http://hidupsmart27.blogspot.com/2013/07/materi-matematika-kelas-9-smpmtsn-bab-5.html

Minggu, 18 Januari 2015

Quipu


Quipu





Quipu atau khipu adalah alat pencatat yang digunakan oleh suku inka dan komunitas penerusnya di wilayah Andes .
Quipu adalah kata dalam Bahasa spanyol.

Sabtu, 17 Januari 2015

Rumus Baris Bilangan dan Deret


Rumus Baris Bilangan dan Deret
1. Barisan Bilangan Genap
Barisan: 2, 4, 6, 8, ...
Deret: 2 + 4 + 6 + 8 + …
Rumus Suku ke-n: Un = 2n
Jumlah n suku pertama: Sn = n² + n

2. Barisan Bilngan Ganjil
Barisan: 1, 3, 5, 7, 9, …
Deret: 1 + 3 + 5 + 7 + 9 + …
Rumus Suku ke-n: Un = 2n – 1
Jumlah n suku pertama: Sn = n²

3. Barisan Bilangan Persegi ( Kuadrat )
Barisan: 1, 4, 9, 16, 25, 36, …
Deret: 1 + 4 + 9 + 25 + 36 + …
Rumus Suku ke-n: Un = n²
Jumlah n suku pertama: Sn = 1/6 n( n + 1 )( 2n + 1 )

4. Barisan Bilngan Kubus ( Kubik )
Barisan: 1, 8, 27, 64, 125, 216, …
Deret: 1 + 8 + 27 + 64 + 125 + 216 + …
Rumus Suku ke-n: Un = n³
Jumlah n suku pertama: Sn = 1/4 n² ( n + 1 )²

5. Barisan Bilangan Segitiga
Barisan: 1, 3, 6, 10, 15, 21, …
Deret: 1 + 3 + 6 + 10 + 15 + 21 + …
Rumus Suku ke-n: Un = 1/2 n ( n + 1 )
Jumlah n suku pertama: Sn = 1/6 n ( n + 1 ) ( n + 2 )

6. Barisan Bilangan Persegi Panjang
Barisan: 2, 6, 12, 20, 30, 42, …
Deret: 2 + 6 + 12 + 20 + 30 + 42 + …
Rumus Suku ke-n: Un = n ( n + 1 )
Jumlah n suku pertama: Sn = 1/3 n ( n + 1 ) ( n + 2 )

7. Barisan Bilangan Balok
Barisan: 6, 24, 60, 120, …
Deret: 6 + 24 + 60 + 120 + …
Rumus Suku ke-n: Un = n ( n + 1 ) ( n + 2 )
Jumlah n suku pertama: Sn = 1/4 n ( n + 1 ) ( n + 2 ) ( n + 3 )

8. Barisan Bilangan Fibonacci
Barisan Bilangan Fibonacci adalah barisan yang nilai sukunya sama dengan jumlah dua suku di depannya.
Barisan:1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, …
Deret: 1 + 1 + 2 + 3 + 5 + 8 + 13 + 21 + 34 + …
Rumus Suku ke-n: Un = Un - 1 + Un - 2

9. Barisan Aritmatika
Barisan Aritmatika adalah barisan bilangan dimana suku selanjutnya diperoleh dari menjumlahkan bilangan tetap terhadap suku sebelumnya.

Beda (b) = U2 - U1 = U3 - U2 dst
Rumus Suku ke-n: Un = a + (n – 1 )b
Jumlah n suku pertama: Sn = n/2 ( a + Un )
a = suku pertama
b = beda ( selisih )
n = banyaknya suku
Un = seku ke-n yaitu suku terakhir

10. Barisan Geometri
Barisan Geometri adalah barisan yang perbandingan di antara dua suku yang berurutan tetap.dapat di tulis :

U2 : U1 = U3 : U2
Barisan: 1, 2, 4, 8, 16, 32, …
Deret: 1 + 2 + 4 + 8 + 16 + 32 + …
Rumus Suku ke-n: Un =a . rn-1
Jumlah n suku pertama:
Sn = a( rn - 1 ) / r - 1, untuk r ≥ 1
Sn = a( 1 - rn ) / 1 - r, untuk r < 1